Perkiraan kasus Covid-19 di Indonesia (2)

Tulisan ini adalah kelanjutan dari perkiraan jumlah kasus Covid-19 di Indonesia sebelumnya yang dapat dibaca di sini https://adityagusman.wordpress.com/2020/03/19/perkiraan-jumlah-kasus-covid-19-di-indonesia/. Data yang digunakan sekarang adalah yang sudah diperbaharui yaitu sampai dengan tanggal 20 Maret 2020.

Dari data kasus Covid-19 kita bisa melihat tren arah pergerakan ke mana grafiknya menuju. Tampak jelas bahwa saat ini untuk indonesia jumlah kasus akan bertambah terus. Sangat menarik untuk mencoba memperkirakan jumlah kasus Covid-19 di Indonesia berdasarkan data kasus yang ada.

Data

Data yang digunakan adalah jumlah kasus terkonfirmasi sampai dengan tanggal 20 Maret 2020. Data diambil secara berkala dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia https://www.kemkes.go.id/. Jumlah kasus teridentifikasi kemungkinan besar lebih rendah dari jumlah sebenarnya dari orang yang terjangkit. Pasti ada orang yang terjangkit tetapi mereka tidak terindentifikasi. Hal ini bisa terjadi utamanya karena kemampuan identifikasi yang masih rendah. Bisa juga karena orang yang terjangkit tidak merasakan sakit yang parah sehingga menganggap tidak perlu memeriksakan diri.

Perkiraan Jumlah Kasus

Untuk memperkirakan jumlah kasus digunakan persamaan matematik yang sangat sederhana. Data jumlah kasus perhari difitting dengan menggunakan persamaan polinomial orde dua yang memiliki bentuk umum:

Nilai x merupakan hari semenjak terkonfirmasinya kasus pertama. Sedangkan y adalah jumlah kasus harian. Setelah koefisien a, b dan c di dapat maka persamaan tersebut digunakan untuk menghitung prediksi jumlah kasus harian. nilai ini kemudian digunakan untuk menghitung perkiraan kasus kumulatif.

Gambar 1. Grafik perkiraan jumlah kasus Covid-19 di Indonesia dengan persamaan polinomial yang diperoleh dari data jumlah kasus sampai dengan tanggal 20 Maret 2020. Garis abu-abu menunjukkan nilai perkiraan jumlah kasus maximum dan minimum berdasarkan perkiraan error.

Error dalam perkiraan kasus juga dapat dikuantifikasi dengan menghitung error harian. Karena tampaknya error harian semakin lama nilainya semakin meningkat maka digunakan persamaan polinomial juga untuk menfitting nilai errornya.

Perkiraan jumlah kasus terkonfirmasi sehari setelah data terakhir atau tanggal 21 Maret 2020 adalah 449 kasus dengan error ±27 (Gambar 1). Dengan kata lain diperkirakan akan ada peningkatan sebanyak 80 jumlah kasus terkonfirmasi dari jumlah kasus terkonfirmasi sebenarnya di hari sebelumnya (369 kasus). Sedangkan untuk tanggal 22 Maret 2020 diperkirakan akan terdapat 538±56 kasus (Gambar 1).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.