Panik vs Serius

Dunia dalam keadaan genting.

Banyak sepertinya orang yang masih tidak bisa membedakan perbedaan antara panik dan serius. Untuk menghadapi pandemi seperti sekarang ini orang harus serius. Melakukan segala sesuatu dengan lebih hati-hati dan terukur agar tidak terjadi bencana bagi kita semua.

Orang pertama harus menyadari betapa bahayanya Covid19 ini. Virus ini sangat menular dan bisa menyebabkan kematian. Buktinya sudah banyak. Setelah sadar itu maka kita harus melakukan aksi agar penyebarannya tidak secepat sekarang.

Jika penambahan infeksi terus sama seperti ini maka sebentar lagi orang yang sakit tidak bisa di rawat lagi di rumah sakit. Kalau fasilitas rumah sakit tidak ada maka orang harus di rawat di rumah. Jika isolasi di rumah tidak berjalan baik maka satu rumah akan terjangkit penyakit.

Sebagian banyak orang memang bukan pegawai teatap dan harus bekerja agar bisa memenuhi kebutuhan hidup. Maka dari itu mulailah merubah pola pikir. Jangan terus mencari-cari alasan untuk tidak mengurangi pergerakan karena faktor ekonomi. Tapi mulailah bersuara apa yang diharapkan jika anda berhenti bekerja.

Saya kasih contoh.

Saya ingin bekerja dari rumah tetapi gaji jalan terus.

Saya tidak ingin dipecat ketika berdiam di rumah menghindari wabah.

Saya ingin ada pembagian sembako ketika kehilangan mata pencaharian karena wabah

Ingatlah kalau di Indonesia itu ikatan kekeluargaannya sangat tinggi. Kita harus manfaatkan ini. Semua harus saling bahu membahu. Orang yang kelebihan uang bisa menyumbang untuk kebutuhan hidup sehari-hari warga sekitar. Orang yang tidak punya uang bisa menyumbang tenaga.

Administrator kependudukan masuk sampai tinggat RT. Kini saatnya menggunakan struktur RT/RW dalam menghadapi masalah virus. Kita harus sudah mengunci diri sendiri. Setiap RT/RW harusnya bisa mengkoordinir pembatasan pergerakan orang di wilayahnya masing-masing. Lakukan pendataan penduduk yang sehat atau sakit. Kerahkan anak-anak muda agar bisa menjaga lingkungan. Kerahkan kas RT/RW untuk pengadaan Sembako untuk warga yang membutuhkan. Buat pasar RT/RW agar orang tidak perlu berjalan jauh ke pasar-pasar.

Pemerintah daerah dan pusat bisa fokus untuk menjaga agar bahan pangan bisa terus tersedia. Pelayanan dan bisnis yang esensial harus terus beroperasi. Pihak kepolisian harus bisa menjaga ketertiban.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.